Kalo di google, banyak juga mall di Doha, Qatar. Yang terkenal misalnya :

– The City Center

– The Mall

– Landmark

– Villaggio

– Hyatt Plaza

– Emporium

– Royal Plaza, dll

List lengkapnya bisa dilihat disini

Hampir sebulan disini, kita baru ngunjungin 3 mall diatas, City Center, Villaggio, dan Landmark. Soalnya kita pergi ke mall cuma pas weekend dan karena sekarang bulan Ramadhan, sebelum jam buka puasa, kebanyakan tenant2 di mall tutup. Baru buka sekitar jam 8 malem dan tutup jam 1 malam. Jadi kayaknya gak mungkin juga ke mall terus, kasian Ganendra kalo kemaleman. Apalagi pengen eksplor juga tempat wisata selain mall. Nanti review Museum of Islamic Art menyusul deh🙂

Villaggio

Ini mall pertama yang saya datengin. Reaksi saya “woow” hehehe. Bukan sama Mall-nya tapi sama Khalifa Stadium sebelahnya yang kalo malam cantik sekali dengan permainan lampu di towernya. Kenapa saya milih Villaggio padahal jauh dari tengah kota? karena saya penasaran pengen liat kanal buatan di tengah2 mall kayak di Venezia. Hihihi, cetek ya alesannya :p Alesan laennya karena begitu saya google, banyak yang rekomen Villagio. Yawsud, dicoba kesana saja. Ternyata mallnya gak terlalu gede. Apalagi kalo udah terbiasa muterin PIM1-2 atau Plaza Tunjungan 1-4 ya. Bentuknya kayak Sutos atau Citos tapi dengan gaya arsitektur Italian Village.

Konsepnya lebih ke high branded store. Disini ada mulai dari BCBG Maxmaria, Louis Vuitton, Dolce & Gabbana, Dior, Gucci, Prada, Fendi, sampe Zara dan the favourite, H&M. Kalo weekend (weekend disini : Jum’at dan Sabtu) selalu rame. Sayangnya, Saya gak nemu Mothercare. Tapi ada ELC, Mamas & Papas, sama Chicco. Kalo soal makanan ada banyak pilihannya. Bisa asia cuisine, ala timur tengah atau nyoba makanan di Food Courtnya kayak Pizza Hut, KFC atau Hardee’s. Untuk make up storenya, cencyu saja ada Sephora (yaaay!) dan MAC. Disini juga nyambung sama Carrefour. Kalo untuk anak2 ada playland dan ice skating rink.

The City Center

Dibanding dengan Villaggio, City Center model bangunannya lebih lama, karena dia lebih duluan dibangun. Letaknya ada di tengah2 West Bay Bussines Quarter, area yang tersohor dan bagian Qatar yang paling sophisticated. Saya justru menikmati perjalanan ke City Center karena kita akan melewati Corniche dengan latar belakang gedung2 di West Bay dan national park.

West Bay-nya cuma separuh nih kefotonya

Karena kita kesana sebelum jam buka puasa, pastinya banyak yang tutup. Disini tokonya lebih variatif di banding Villaggio. Kalo Villagio lebih ke branded mall, City Center lebih beragam. Tenant makanannya kayaknya juga lebih banyak disini. Saya ngelewatin Nando’s yang tutup dan didepan Carrefour ada ColdStone kesukaan saya :9 Yang sempet saya kunjungi toko2 yang buka antara lain c&k, promod sama mango. C&K disini lebih mahal dibanding Indonesia deh kayaknya (yaeyalaah, hehehe)

Landmark

Iseng ke Mall yang ini soalnya calon adik ipar nanyain Stradivarius yang disini. Setelah di-google, munculnya di Landmark. Yawes, sekalian ngajakin Ganendra maen ke Circus Land. Ngehibur dia yang lagi cranky. Kasian kalo dia lagi teething gini, 2 gigi atas mau tumbuh. Malahan sampe sariawan segala😦 Kita kesini menjelang buka. Mallnya masih sepiii sekali. Food Courtnya udah buka tapi lampu masih dimatiin. Eh gak sengaja nemu kue mochi. Di Surabaya, saya lagi doyan makan kue mochi yang ada di Sutos sama TP. Apalagi rasa duriannya, kayak makan durian beneran. Ini nulisnya sambil nelan ludah, wakakak.. Cuman gak enaknya disini, harganya mahal benerrr. Per biji 12QR sekitar 30rban. Padahal di Surabaya, 24rb aja udah dapet 3. Ayah juga kadung kalap milih. Pas bayar, dia kaget, huahaha.

Untuk fashion tenants, ada Stradivarius, Bershka, H&M, Zara, Mango, hampir sama kayak di Villaggio tapi lebih ke street fashion kayaknya. Ada juga Marks and Spencer dan Bhs trus ada juga Sephora dan LUSH. Etapi, kalo di H&M yang disini, lebih kecil dibanding di Villaggio. Kemaren gak nemu yang untuk cowok deh. Cuman ada untuk cewek dan anak2. Koleksinya gak begitu update juga. Mungkin yang koleksi lama2 “dibuangnya” disini. Lumayan lah, gara2 stok baju yang semakin menipis dan kemaren di Villaggio udah bagiannya Ayah sama Ganendra, sekarang giliran Bunda. Tapi untungnya kemaren nafsu belanja lagi jinak. Beli yang bener2 butuh dan bisa dimatch sama baju laen. Alhamdulillah, dompet selamet, LOL! *backsound: Ayah tepuk tangan*

Kesimpulannya, dari 3 mall diatas prefer yang mana? err.. ini saya bingung. Soalnya suka ketiga2nya, hahaha. Villaggio dan Landmark fashion tenant-nya oke2. Kalo City Center,food stall-nya lebih banyak pilihan. Jadi gimana kalo belanjanya di Landmark atau Villaggio, makannya di City Center?😀