Sebenernya, karena saya seorang pengangguran, ga ada bedanya sih antara Senin, Weekend, dll.. hehehe. Orang2 pada sibuk hari Senin, setiap hari saya bisa sibuk. Pas semua pada sibuk long weekend, saya bisa juga ngerasain long weekend tiap hari. Waah, itu bisa dibilang enak apa enggak yah jadi pengangguran? ^.^

Tapiii.. ini hari Senin yang bikin panik. Soalnya ini adalah awal minggu terakhir saya menjadi seorang L.A.J.A.N.G.  Huaaahh! and I’m nervous.. Kalau lagi di rumah, saya ga terlalu kepikiran itu, soalnya kan ribet ngurusin resepsi.  So, when I’m having Me-Time, sitting on coffee shop, writing on my blog, accompanied by a cup of coffee, just myself and my mind, it’s the most private time for me..

Kemaren malam, saya dapat telepon dari saudara jauh saya, Kak Dessy. Dia terharu banget tahu saya mau nikah. Maklum,saya kan adik kecil buat saudara-saudara saya yang memang usianya rata2 beda 10 tahunan.. Gak heran mereka bilang “wah, udah gede yah? berani nikah?” grrrhmm! Dwuh, saya kan sudah akil baliq dan cakap hukum.. hihihi

Saya ingat sekali pesan yang kakak bilang, ” Selamat yah, dek.. Selamat berjuang di jalan Allah. Jadi istri yang baik yah. Mengabdi pada suami. Supaya kita dapat ridha Allah. Dan kalo kita benar2 mengabdi dan menjadi istri yang baik, jangan putus-putus shalatnya.. Supaya orang tua kita masuk surga..” Then She cried.. I cried too.Insya Allah, kak..

Subhanallah.. memang besar nikmat yang Allah berikan. Menikah untuk Ibadah. Menjalankan amanahNya.Insya Allah, saya dan suami akan berjihad di jalanNya untuk mendapatkan ridhaNya..

Ada seorang teman (tepatnya mantan atasan saya, hehehe) yang selalu bertanya ” Sudah siap nikah? nikah itu susah loh.. kamu harus bersedia kehilangan segalanya, nikah itu seperti judi, kalo kamu beruntung, ya akan beruntung terus, bla bla bla.. ” Apa yang dikatakan beliau emang ada benarnya, tapii seolah-olah nikah itu sama dengan negatif, nakut2in saya. Apalagi usia saya yang muda dan mereka bilang “Gak sayang sama karier?”.. Huffh, hidup adalah pilihan. Dan saya sudah memilih. Memang nikah tidak selalu menyenangkan, tapi itu cobaan hidup, bukan?!Kalau kita tidak bisa menolak cobaan yang diberikan Allah, pasti Allah sudah menyediakan jalan keluar yang terbaik kalo kita mau berusaha dan meminta dengan sungguh-sungguh..

Baiklahh.. semua itu kembali ke masing-masing individu bagaimana menanggapi atau menjalani suatu pernikahan.. dan kembali ke topik hari Senin, saya juga akan memanfaatkan hari ini dan seterusnya untuk menjadi lajang siap menikah😉 dan tentunya perintilan2 nikah lainnya. Buku tamu siap dicetak, X banner .. hmm.. baru akan dipesan, hehehe..

Happy Monday, everyone!