Saya dan Cami sebenarnya sudah kenal sekitar 1 tahun, sebelum akhirnya in relationship. Sebelumnya, Cami sudah ngomong kalo ingin mencari pasangan hidup (bahasanya,, hehehe). Jujur, saya rada bingung juga, karena proses healing dari mantan belum sepenuhnya selesai. Tapi saya akhirnya sadar, apa salahnya dijalani.. toh, kalo memang jodoh, pasti diberikan jalan.
Saya ga begitu ingat kapan tepatnya, Mas bilang kata-kata sakti itu.. seinget saya di telepon, soalnya kami memang LDR. Saya di Surabaya, Mas orang Surabaya yang memang kerja di Jakarta.
Proses dari kami in relationship (sekitar bulan Juli) dan lamaran lumayan cepat. Pertama kali dikenalkan keluarga pada bulan Oktober, bulan November, tepatnya tanggal 30 November, Mas resmi melamar saya..
Seneng (pasti,lah) dan deg-degan.. Apalagi rencana lamaran ini dicepatkan sebulan dari Bulan Desember. Awalnya sih, sekalian dengan syukuran rumah baru Mas, tapi dengan pertimbangan sana-sini, akhirnya lamaran dimajukan. Alhamdullilah, lamaran ini jadi kado buat Saya dan Mama yang kebetulan Ulang Tahun bulan November. Saya tgl 21, Mama tgl 29.
Benar kata orang, kalo jodoh, pasti Allah berikan jalan. Walaupun cepat, bukan berarti jalan kami mulus terus. Ada cobaan sana-sini yang harus kami hadapi. Istikharah, Tahajud, Puasa, dan dzikir, semua demi sebuah jawaban dan kemudahan.
Yah, smua ini tetap harus dijaga. Dan Insya Allah, kami akan terus menjaganya..